Wednesday, December 28, 2011

TUGAS BAHASA INDONESIA (Membuat Laporan)

Diposkan oleh Unknown di Wednesday, December 28, 2011

Expo Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) 2011, Membuat Kewalahan Pemkab Lotim

            Expo yang dibuka Kamis, 29 September 2011 yang dipusatkan di Kabupaten Lombok Timur tepatnya di Taman Tugu Kota Selong berlangsung dengan sukses.
Acara yang diselenggarakan oleh KPDT bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat ini memamerkan berbagai macam hasil karya dan hasil pertanian daerah-daerah tertinggal di seluruh Indonesia melalui stand-stand yang berjejer rapi di sepanjang sisi dan tengah taman. Setiap stand memamerkan segala macam jenis barang kerajinan ataupun makanan yang menjadi ciri khas daerah mereka masing-masing.
Pameran ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan daerah-daerah tertinggal di Indonesia sehingga tercipta suatu stabilitas ekonomi yang cukup dan daerah-daerah tertinggal tersebut dapat bersaing dengan daerah-daerah lainnya agar dapat lebih maju dan berkembang.
            Tidak hanya itu, Expo Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) 2011 tersebut juga dimeriahkan oleh berbagai macam kegiatan positif yang dapat mendukung pameran tersebut, diantaranya lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), musik tradisional lombok yaitu cilokaq dan gendang beleq, serta dimeriahkan juga oleh artis ibukota terkenal yaitu Asti Ananta dan Charly ST12.
            Namun, kemeriahan acara pameran tersebut menimbulkan masalah cukup serius yang membuat kewalahan Pemkab Lotim, terutama patugas kebersihan. Diantaranya yaitu rusaknya taman yang menjadi jantung Kota Selong tersebut yang disebabkan oleh banyaknya pengunjung yang mendatangi pameran membuang sampah secara sembarangan dan mengambil beberapa bunga yang ada di taman. Selain itu, pengunjung juga menginjak rumput-rumput taman sehingga rumput-rumput tersebut mati  dan berwarna kecoklatan. Padahal panitia sudah menyiapkan tempat berjalan kaki bagi para pengunjung di sisi-sisi taman, akan tetapi masih saja banyak pengunjung yang melewati jalan tengah taman karena ingin mengambil jalan alternatif untuk mendatangi setiap stand-stand di pameran tersebut.
            Akibat dari rusaknya rumput-rumput dan bunga-bunga di Taman Tugu Kota Selong ini, pemerintah setempat mengantisipasinya dengan mengalirkan air ke taman untuk menyirami tanaman-tanaman yang mati tersebut.
            Untuk menghindari kejadian seperti ini untuk tahun-tahun mendatang, pemerintah setempat seharusnya memikirkan akibat yang akan ditimbulkan sejak dini seperti menyiapakan tempat sampah yang lebih banyak lagi dan memberi kesadaran kepada masyarakat agar tidak merusak tanaman yang ada di taman karena untuk rehabilitasi tersebut membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

0 komentar:

Post a Comment

Tuliskan komentar Anda di bawah ini.

 

just say WHATEVER ツ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea