Aku kembali merasakan cinta.
Sepertinya cinta itu takkan habis walaupun beribu langkah telah dilalui untuk
menghindarinya.
Sungguh. Aku setidaknya telah
bisa melupakan ‘reog’ itu-pasca hilangnya data-data di notebookku. Ya,
tulisanku tentangnya yang ku simpan rapih-pun hilang. Mungkin Tuhan menunjukkan
padaku, bahwa aku harus melupakannya. Harus. Dia telah punya kekasih.
Tulisan yang belum sempat aku post di blog itu hilang begitu saja,
bersama kenanganmu, kenangan yang belum sempat lama, hanya sepintas, lalu menghilang-aku
hilang dari benakmu.
Apa kau pikir aku boneka? Apa kau
pikir ini semua lelucon? Ah, aku tak peduli. Biarkan saja, aku bisa tanpamu..
Reog..!
Other side…
Angin berlalu lalang meniupku,
menjatuhkanku, menggoyahkan hingga aku tak sadar terbuai akan lembut-sejuk
udara itu. Aku sadar. Aku tak mungkin jadi penyangga ketika kau rapuh. Kau
harus sadar, aku sudah dimilikinya.
Aku menyukaimu, entah apa yang
membuatku bisa mengucapkan kalimat bodoh itu. Kalimat yang akan menyakitinya-yang
miliki aku saat ini.
Tuan, kau manis, senyummu indah,
kau periang, suasana ku berubah ketika kau datang. Aku menyukaimu. Sekali lagi,
aku menyukaimu.
Kau salah sangka terhadapmu (mungkin).
Kau mengira ini permainan ku. Bukan. Ini serius. Aku menyukaimu.
Tapi aku sadar, aku tak mungkin
melepas itu sekejap yang kau bayangkan. Kau terlalu menggebu-gebu, Tuan.
Bersabarlah.
Miris, melihat status yang kau
tuliskan di facebookmu. Kau katakan, kau menyayangiku, hingga malam berlalu-kau
pun kau tak sadarkan itu. Kau serius? Sungguh aku bersalah. Maafkan.
1.05 am.
Tak apa, anggap malam ini bonus
untukmu. Berhasil. Anda mendapatkan piring cantik. Payah!
Ya, karna otakku sudah berhasil
kau kuasai. Otakku penuh dengan bayangan senyummu-malam ini.
Sampai dini hari ini, aku masih
ingin katakan. Aku. Menyukai. Mu.
You,
wherever you, ZM…
1 komentar:
ciee..
Pacar baru kee in???
wkwkwkwk
minta PJ..
es pisjo cukup..
Post a Comment
Tuliskan komentar Anda di bawah ini.